MEMAHAMI METODE PENELITIAN KOMUNIKASI BAGIAN B

 Hallo guys...betemu lagi diblog saya!!!

kali ini saya akan membahas metode penelitian komunikasi bagian B agar kita lebih memahami tentang konstuksi realitas sosial, Fenomenologi dan dramaturgi yang akan saya bahas satu perasatu ya..mungkin salah satu bahasan saya ada dikehidupan kita. ga usah lama-lama kita langsung aja masuk dalam pembahasannya yaa😇


1. Kontruksi Realitas Sosial

     Kontruksi realitas sosial (social construction of reality) diartikan sebagai proses sosial melalui suatu tindakan dan interaksi dimana individu menciptakan secara terus-menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subjektif. 

sejauh ini, ada tiga mavam konstruktivisme, pertama konstruktivisme radikal, kedua realisme hipotesis, ketiga konstruktivisme biasa. dari ketiga macam konstruktivisme tersebut, teradapat kesamaan di mana konstruktivisme dilihat asebagai sebuah kerja kognitif individu untuk menafsirkan dunia realitas yang ada karena terjadi relasi sosial antara individu dengan lingkungan atau orang disekitarnya.

sejarah teori konstruksi sosial yang dikemukakan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Peter L. Berger merupakan sosiolog dari new school for social reserach, new york dan Thomas Luckmann merupakan sosiolog dari university of farankfurt.


( Thomas Luckmann )                                                                                Peter L. Berger )

contoh penelitian dibidang kontruksi realitas sosial

-PROSTITUSI ARTIS ONLINEDALAM KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL (Studi KasusTertangkapnya Artis AA Dalam Bingkai Harian Sriwijaya Post)

-KONTRUKSI SOSIAL ANAK JALANAN TERHADAP RUMAH SINGGAH

-KONSTRUKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP PEKERJAAN BIDANG PERTANIAN DI DESA SITEMU KECAMATAN TAMAN KABUPATEN PEMALANG




2. Fenomenologi

Fenomenologi berasal dari bahasa yunani, phainomai yang berarti 'menampak' dan phainomenon, merujuk 'pada yang menampak'. istilah fenomenologi dikenalkan oleh johan heinrickh lambert, meskipun pelopor fenomenologi adalah Husserl. terdapat dua alasan utama mengapa schutz dijadikan centre dalam penerapan metodologi penelitian kualitatif menggunakan studi fenomenologi ini. dalam melakukan penelitian, peneliti harus menggunakan metode interprestasi yang sama dengan orang yang diamati, sehingga peneliti bisa masuk ke dalam dunia interprestasi orang yang dijadikan objek penelitian.

memahami fenomena sebagaimana adanya merupakan usaha kembali kepada sebagaimana penampilannya dalam kesadaaran. usaha kembali pada fenomena tersebut memerlukan pedoman metodik. yang pokok adalah menangkap hakikat fenomena-fenomena. oleh karena itu, metode tersebut harus dapat menyisihkan hal-hal yang tidak hakiki, agar hakikat ini dapat menungkap diri sendiri.

(Edmund Husserl)


Contoh penelitian dibidang Fenomenologi

-PESONA ‘MILITER’ (Analisis Fenomenologis Tentang Kesadaran Latar Belakang Calon Presiden Indonesia)

-TENTANG PENGALAMAN MENGHADAPI PERUBAHAN KONSEP DIRI (HARGA DIRI RENDAH TERHADAP LANISA DIKECAMATAN JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA)

-JILBAB SEBAGAI GAYA HIDUP (Studi Fenomenologi Tentang Alasan Perempuan Memakai Jilbab dan Aktivitas Solo Hijabers Community)



3. Dramaturgi

    Tahun 1945, Kenneth Duva Burke (5 Mei 1897-19 November 1993), Seorang teoretis literatur amerika dan filosof memperkenalkan konsep dramatisme sebagai metode untuk memahami fungsi sosial dari bahasa dan drama sebagai pentas simbolik kata dan kehidupan sosial. tujuan dramatisme adalah memberikan penjelasan logis untuk memahami motif tindakan manusia, atau kenapa manusia melakukan apa yang mereka lakukan.dramaturgi dari istilah teater dipopulerkan oleh aristoteles. sekitar tahun 350 SM, Aristotelws, seorang filosof asal yunani, menelurkan 'poetics' hasil pemikirannya yang sampai sekarang masih dianggap sebagai buku acuan bagi dunia teater.

teori dramaturgi menjelaskan bahwa identitas manusia adalah tidak stabil dan merupakan setiap indentitas tersebut dan bagian kejiwaan psikologi yang mandiri. identitas manusias bisa saja berubah-ubah tergantung pada interaksi dengan orang lain.


                                                                                            (Erving Goffman)

Contoh Penelitian dibidang Dramaturgi

-PRESENTASI DIRI ”AYAM KAMPUS” (Studi Dramaturgi Mengenai Perilaku Menyimpang Mahasiswi di Pekanbaru)

-DRAMATURGI RELASI DOKTER DAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

-DRAMATURGI PENGGUNAAN SECOND ACCOUNT MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Studi Pada 4 Mahasiswa Universitas Sriwijaya pengguna Second Account)


sampai sini dulu ya teman-teman pembahasan tentang memahami metode penelitian komunikasi bagian B, semoga kalian suka dengan pengetahuan blog saya kali ini😊 semoga kita sehat selalu dan menjadi orang yang bermanfaat untuk semua orang😇

Komentar